15 Mei 2011 menjadi hari yang begitu istimewa bagiku karena pada hari itu Allah mentakdirkanku menyempurnakan separuh dien sebagaimana Rasulullah mengajarkan, menggenapi sebelah sayap dan menjadikannya sepasang untuk terbang mengetuk pintu syurgaNya. Saat di mana menutup masa-masa sendiri, menetapi hati untuk saling berbagi dan menitipi masing-masing diri menuju keridha-an Illahi Rabbi.

Memang bukan perkara yang mudah, tapi aku yakin Allah akan memudahkan urusan ini. Sebagaimana aku meyakini bahwa semua kemudahan yang Allah berikan adalah pertanda bahwa dia, lelaki yang menikahiku adalah lelaki terbaik dari sisi Allah untukku, bagi agama, dunia serta akhiratku, baik untuk keluarga, dakwah dan masyarakat; sebagaimana yang kupinta dalam lirih lantunan do’aku [dan semoga memang demikian adanya].

Satu hal yang kemudian menjadi hikmah bagiku adalah bahwa menikah bukan sekedar tentang pilihan, memilih yang terbaik namun lebih dari itu…menikah adalah tentang sebuah keyakinan Ilahiyah yang Allah sematkan di dalam hati hamba-hambaNya tentu saja selama kita senantiasa memurnikan niat dan cara menuju pernikahan itu sendiri.

Iklan