Pernah ga sih ketemu atau punya temen orang yang bawel bin ceriwis alias cerewat? Lalu, apa perasaanmu punya teman maupun sahabat dengan karakter ekspresif dan cenderung bawel, teman?

BAWEL, lima huruf yang merupakan kata sifat itu beberapa waktu ini mengusik hati. Baru kali ini merasa ga pede dengan kebawelanku sendiri, meski bawelnya hanya pada orang-orang terdekat tapi jujur saja perasaan itu menggangu. Entah kenapa muncul pertanyaan-pertanyaan; apa orang lain terganggu dengan kebawelanku? apa orang lain merasa nyaman menjadi temanku? Tapi di sisi hati yang lain berargumen, “aaaah…..selama ini juga ga pernah ada yang protes, it’s mean;Fine and it’s not a problem!” (membela diri,hehe….)

BAWEL, lima huruf yang merupakan kata sifat itu mulai membuatku mengurai….mengingat dan mengevaluasi diri sendiri dan memang hasilnya ternyata sering kali tidak tepat berekspresi, baik dari segi waktu maupun bentuk ekspresinya, karena ingin mengekspresikan perasaan (penasaran, senang, sedih, dan jenis-jenis perasaan yang lain). Hmmmm….intinya ga sabaran….

BAWEL, lima huruf yang berupakan kata sifat itu belakangan ini mendorongku untuk menahan dan menata kembali kesabaran dan ritme dalam mengekspresikan sesuatu. Sepertinya membawa sedikit perubahan, bisa dibilang berhasil tapi ternyata menimbulkan efek samping; sering mimpi! Ya, belakangan aku jadi lebih sering bermimpi padahal sebelumnya aku teramat sangat jarang bermimpi dan semenjak berusaha manata ekspresi, beberapa hal yang kutahan malah terbawa ke dalam mimpi. Ternyata sulit juga menata ekspresi.hehehe……

BAWEL, lima huruf yang merupakan kata sifat itu…..

Iklan